Harga Komputer Mini Z3RO Pro Computer

Z3RO Pro Computer merupakan perangkat Komputer yang mempunyai dimensi super mini, yakni 1,875 x 4,875 x 3,625 inci, mengusung small form factor dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi rumahan, bisnis, dan pusat hiburan atau HTPC (Home Theatre Personal Computer).

Meskipun memiliki desain yang kecil, namun jangan remehkan spesifikasinya karena Z3RO Pro Computer ini ditenagai oleh prosesor x86 dual-core dengan kecepatan 1,65GHz dan RAM 4GB DDR3 serta grafis 80 core yang telah terintegrasi di dalamnya.

Z3RO Pro Computer menghadirkan pilihan penyimpanan antara 16GB hingga 1TB berupa SSD (Solid State Drive) serta memiliki berbagai fitur konektivitas, antara lain dua display port untuk menampilkan gambar di layar dengan resolusi 2560 x 1600 piksel, HDMI, empat port eSATA dan port Gigabit Ethernet.

Yang lebih menakjubkan lagi, komputer mini ini juga hemat energi karena hanya mengonsumsi daya total sekitar 15W saja. Bandingkan dengan komputer jenis Desktop yang menggunakan daya diatas intu.

Sistem operasi Z3RO Pro Computer menggunakan OpenSUSE Linux 11.2. Tetapi, pengguna bisa mengganti sistem operasi dengan Linux lain atau Windows 8. Komputer mini Z3RO Pro akan dibandrol dengan harga mulai USD $399.
(sumber; TomsHardware)

Penemuan Terbaru Partikel Tuhan


Kabar baru yang sedang hangat di perbincangkan adalah penemuan partikel Tuhan yang di temukan oleh ilmuwan European Organization for Nuclear Research (CERN). Temuan ini merupakan hal yang penting dalam meneniliti alam semesta.

Dengan adanya penemuan Partikel Tuhan ini memberikan pemahaman baru tentang atom, Dalam 'Partikel Tuhan', atom juga memiliki massa jenis

Menurut Kepala Badan Penelitian Publik Inggris.John Womersley mengatakan bahwa Hasil ini menandai terobosan signifikan dalam pemahaman kita tentang hukum-hukum dasar yang mengatur alam semesta. Sadangkan teori tentang alam semesta pernah di ungkapakn oleh Peter Higgs asal Inggris yang merupakan seorang ahli fisika. Dalam teori Higgs menjelaskan bagaimana partikel membentuk kelompok bersama untuk membentuk planet, bintang dan kehidupan.

Dengan menggunakan mesin Large Hadron Collider (LHC), CERN juga meneliti bagaimana terjadinya pembentukan alam semesta ini. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana alam semesta terbentuk, setelah 'Big Bang' terjadi pada 13,7 miliar tahun lampau.
advertisement